Barusan jam setengah 7 tadi malam saya pergi ke dokter gigi di dekat rumah, namanya Dr.Agus & Dr.Albertus. Nama yang terakhir saya sebut adalah ayah dan nama sebelumnya adalah anaknya. Sore ini saya, adik, dan ibu pergi ke dokter gigi (untuk pertama kalinya ke rumah praktek ini) untuk membersihkan karang gigi dan menambal barangkali ada yang bolong.
Yang diperiksa pertama adalah adik saya. Katanya giginya bagus tapi ada semacam gingsul jadi harusnya dicabut. Kemudian baru karang giginya dibersikan.
Tibalah giliran saya yang sudah 7 tahun lebih tua dari adik nih.
Sewaktu diperiksa, dokter bilang begini,
“Waduh ini harus dioperasi, Bu”
Jadi, kedua gigi geraham paling belakang bagian bawah saya harus dicabut karena tumbuhnya tidak sempurna dan mengambil jatah tempat gigi lain. Gigi bagian kanan lebih-lebih. Sudah tumbuhnya mengarah ke pipi, menggeser gigi depannya pula sehingga gigi geraham sebelahnya miring.
MIMPI BURUK!!!
Nggak mau disuntik
Saya benar-benar takut harus dioperasi karena nanti gusi saya pasti harus DISUNTIK. Satu-satunya alasan saya ogah ke dokter gigi ya karena saya takut nanti disuntik. Men, disuntik di gigi pasti ngilu banget. Parah. Karena dulu waktu saya operasi mata ikan di kaki itu super sakit sampai saya nangis kejer-kejer.
Nightmare kedua adalah ternyata biaya membersihkan karang gigi 2 orang saja sebesar 1 JUTA. Dem!!! Untung nggak jadi nambal gigi di sana! Di ITB bisa gratis tuh padahal.
Satu lagi informasi nightmare lain adalah sesampainya di rumah, mama saya mengasumsikan kalau penyebab saya sering pusing kepala kanan alias migrain dalam beberapa bulan terakhir adalah itu karena gigi saya yang geraham belakang ini penyebabnya. Tumbuhnya ke arah pipi sehingga menyengol-nyenggol saraf yang terhubung ke otak.
DEM. Nightmare sekali mas/jeng!!!
Berarti memang satu-satunya jalan ya operasi? Ampun!!!
21.55 – di kamar, stres