<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Ucanologi. Ucanografi. Ucanomi</title>
	<atom:link href="http://sausanatika.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sausanatika.wordpress.com</link>
	<description>RAGA . JIWA . RASA dalam BAHASA</description>
	<lastBuildDate>Sun, 22 Jan 2012 16:58:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='sausanatika.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/c1ddca9038ccd63b30fdfd8fd19e5af7?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Ucanologi. Ucanografi. Ucanomi</title>
		<link>http://sausanatika.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://sausanatika.wordpress.com/osd.xml" title="Ucanologi. Ucanografi. Ucanomi" />
	<atom:link rel='hub' href='http://sausanatika.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Modernisasi Cerita Rakyat</title>
		<link>http://sausanatika.wordpress.com/2012/01/05/modernisasi-cerita-rakyat-2/</link>
		<comments>http://sausanatika.wordpress.com/2012/01/05/modernisasi-cerita-rakyat-2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Jan 2012 17:11:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sausan.atika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Liburan]]></category>
		<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[Penikmat Seni]]></category>
		<category><![CDATA[Pertunjukan]]></category>
		<category><![CDATA[Resensi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sausanatika.wordpress.com/?p=471</guid>
		<description><![CDATA[Judul                     : Lutung Kasarung Bintang Tamu    : Laudya Cyntia Bella, Chico Jericho Pemain                 : Nadhira Ulya, Astri Hapsari, Indra Yogaswara, Indra Andika Arifiana Sutradara            : Didi Petet Genre                   : Drama musikal Lokasi                    : Sasana Budaya Ganesha, Bandung Durasi                   : 2,5 jam   Drama musikal Lutung Kasarung, yang digagas oleh Dede Yusuf, ditampilkan sejak tanggal 27 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sausanatika.wordpress.com&amp;blog=10026635&amp;post=471&amp;subd=sausanatika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Judul                     : Lutung Kasarung</p>
<p style="text-align:justify;">Bintang Tamu    : Laudya Cyntia Bella, Chico Jericho</p>
<p style="text-align:justify;">Pemain                 : Nadhira Ulya, Astri Hapsari, Indra Yogaswara, Indra Andika Arifiana</p>
<p style="text-align:justify;">Sutradara            : Didi Petet</p>
<p style="text-align:justify;">Genre                   : Drama musikal</p>
<p style="text-align:justify;">Lokasi                    : Sasana Budaya Ganesha, Bandung</p>
<p style="text-align:justify;">Durasi                   : 2,5 jam</p>
<p style="text-align:justify;"> <a href="http://sausanatika.files.wordpress.com/2012/01/lutung-kasarung-musikalukas1.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-472" title="Lutung-Kasarung-Musikalukas" src="http://sausanatika.files.wordpress.com/2012/01/lutung-kasarung-musikalukas1.jpg?w=200&#038;h=300" alt="" width="200" height="300" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Drama musikal Lutung Kasarung, yang digagas oleh Dede Yusuf, ditampilkan sejak tanggal 27 Desember 2011 &#8211; 1 Januari 2012 di Sabuga dengan waktu pertunjukan terbagi dalam 2 shift (tapi tidak semua hari) yakni siang pukul 14.00 dan malam pukul 19.30. Kebetulan saya hadir dalam premiernya, yakni tanggal 27 Desember 2011 malam sehingga berkesempatan mendapatkan pertunjukan perdana dari tim inti (terbagi menjadi 2 tim, tim inti untuk <em>shift </em>malam dan tim2 untuk <em>shift </em>malam).</p>
<p style="text-align:justify;">Drama musikal Lutung Kasarung mengisahkan kembali cerita rakyat Jawa Barat “Lutung Kasarung” dalam gaya modernisasi. Musikal? Ya, seluruh dialog yang terjadi dalam pertunjukan dilantunkan oleh masing-masing pemeran yang (sepertinya) kesemuanya DAPAT BERNYANYI DENGAN MERDU.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam salah satu talkshow di stasiun TV nasional, Didi Petet selaku sutradara mengatakan bahwa seluruh pemeran yang jumlahnya 100-an orang itu ‘bisa nyanyi’. Setelah melihat pertunjukan, hahaha benar saja. Di pipi para pemeran terpasang <em>microphone</em> yang mana menunjukkan bahwa lantunan dialog benar-benar berasal dari mulut mereka.</p>
<p style="text-align:justify;">Selain dialog yang sedap didengar, pertunjukan pun turut sedap dilihat karena kekompakan tarian dan tentu saja (<em>gorgeous</em>) kostum yang begitu ‘wah’ membawa kesan tradisional tapi ala masa kini.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://sausanatika.files.wordpress.com/2012/01/lutung11.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-477" title="Lutung1" src="http://sausanatika.files.wordpress.com/2012/01/lutung11.jpg?w=300&#038;h=200" alt="" width="300" height="200" /></a> <a href="http://sausanatika.files.wordpress.com/2012/01/lutung2.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-476" title="Lutung2" src="http://sausanatika.files.wordpress.com/2012/01/lutung2.jpg?w=300&#038;h=200" alt="" width="300" height="200" /></a></p>
<pre style="text-align:center;">foto dari page facebook Musikal Lutung Kasarung</pre>
<p style="text-align:justify;">Drama musikal ini diperankan oleh 100 orang lebih dari penjuru Jawa Barat. Setelah melihat <em>booklet </em>yang dibagikan, wah ternyata sebagian besar para pemeran yang berhasil lolos melewati berbagai tahap audisi ini memang punya<em> background</em> yang tak jauh dari dunia <em>entertainment</em>. Ada yang pernah menjadi mojang jajaka, juara menyanyi, serta juara <em>dance</em> &amp; koreografi.</p>
<p style="text-align:justify;">Pertunjukan ini adalah kedua kalinya saya menonton drama musikal (bukan diadakan oleh Unit Kegiatan Mahsiswa di ITB) setelah acara “Napak Tilas Ganesha” yang dulu diprakarsai oleh Purwatjaraka. Tapi, hasilnya jauh <em>hehehe</em>. Memang bakal beda hasil sih antara mahasiswa yang beraktifitas dalam unit seni budaya dengan audisi <em>serius</em> dari profesional skala Jawa Barat. Nyebutnya mah, pasarnya juga beda sih.</p>
<p style="text-align:justify;">Sayangnya, penampilan perdana ini tidak didukung dengan kesiapan teknis yang sangat mumpuni. Beberapa kali mic di pipi pemeran tidak berfungsi dengan baik sehingga harus ada 1 orang <em>nyempil</em> di panggung untuk memberikan mic cadangan.  Selain itu, ada adegan di mana duet tukang bubur favorit rakyat Pasir Batang : Maman &amp; Titin muncul dari sekeliling penonton, yang tidak disorot oleh lampu sorot. Sayaaang sekali. Tapi mungkin di pertunjukan selanjutnya hal ini sudah dibenahi.</p>
<p style="text-align:justify;">Oh iya, satu hal lagi. Saat di Sabuga rasanya saya menjadi pencilan di antara ribuan penonton lain. Mengapa? Karena mayoritas orang tua yang datang menonton hehehe. Semoga ini bukan berarti cerita rakyat sudah tidak menempati hati para pemuda hehehe</p>
<p style="text-align:justify;">Selamat menikmati pertunjukan!</p>
<p style="text-align:justify;"> .</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>SINOPSIS CERITA RAKYAT : LUTUNG KASARUNG</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Alkisah di Negeri Pasir Batang, berdiri kerajaan dipimpin oleh Raja yang arif nan bijaksana. Sang Raja pergi, namun sebelumnya ia bertitah agar kedudukannya digantikan oleh sang bungsu yang dianggap paling pantas karena memiliki tulus hati dan kebijaksanaan, yakni Purbasari. Namun, sembari menunggu Purbasari menjadi insan yang dewasa, Purbararang, sang sulung lah yang memegang tampuk kepemimpinan sementara.</p>
<p style="text-align:justify;">Di bawah kepemimpinan Purbararang, rakyat Pasir Batang perlahan mengalami transformasi kesejahteraan hidup. Purbararang membuat kebijakan untuk menaikkan pajak dengan dalih agar rakyat Pasir Batang hidup sederhana. Padahal dana pajak pun digunakan untuk kepentingan istana. Hal ini menyebabkan rakyat mulai sering berdemo meminta agar Purbararang segera digantikan oleh Purbasari.</p>
<p style="text-align:justify;">Purbararang jengah. Ia menjebak Purbasari dengan memberinya lulur beracun agar kulit Purbasari rusak. Gadis itu berganti menjadi seorang yang buruk rupa sehingga diusir dari istana. Ia lari ke dalam hutan belantara. Untunglah sang Inang, Ibu pengasuh, menemaninya sehingga ia tak sendirian.</p>
<p style="text-align:justify;">Di tengah hutan, Purbasari &amp; Inang bertemu dengan seekor lutung sakti yang dapat berbicara. Tak lama, datang Aki Panyumpit ke dalam hutan, seekor laki paruh baya yang disuruh Purbararang menangkap lutung untuk dimakan pada pesta memperingati kepergian Purbasari.  Lutung Kasarung rela menyerahkan diri karena iba terhadap sangsi yang akan diberikan kepada Aki Panyumpit jika tidak pulang membawa lutung : penggal kepala.</p>
<p style="text-align:justify;">Di istana, Lutung Kasarung malah berbuat onar dan melarikan diri kembali ke hutan sebelum ia disembelih. Purbararang tentu saja murka. Disuruhnya prajurit istana menangkap Lutung Kasarung.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada saat yang bersamaan, rakyat Pasir Batang yang sudah tak tahan lagi terhadap kepemimpinan Purbararang mengadakan demonstrasi besar-besaran. Momen inilah yang menarik simpati Lutung Kasarung untuk mengajak Purbasari segera kembali ke istana dalam rangka memulihkan keadaan Negara.</p>
<p style="text-align:justify;">Dengan kepasrahan dan doa, kulit Purbasari berangsur-angsur kembali bersih dan ia turut mendapat kepercayaan diri atas dorongan Inang dan Lutung Kasarung. Maka, pergilah ia ke istana Pasir Batang.</p>
<p style="text-align:justify;">Sesampainya di istana, Purbararang yang telah menduga kedatangan Purbasari, telah menyiapkan tiga buah tantangan. Jika ia berhasil memenangkan seluruh tantangan, maka kursi kepemimpinan akan Purbararang serahkan padanya.</p>
<p style="text-align:justify;">Tantangan pertama adalah menjahit sebanyak-banyaknya kain. Purbararang berhasil menjahit 35 helai kain dengan corak yang beragam. Namun, dengan bantuan doa Lutung, Purbasari ternyata berhasil melampauinya dengan menjahit 80 helai kain.</p>
<p style="text-align:justify;">Tantangan kedua adalah menjinakkan banteng berkulit tebal. Purbasari awalnya enggan, namun Lutung Kasarung dan Inang menyakinkannya kembali. Ketika dihadapkan kepada Purbasari, sekejap banteng tersebut justru terpana dengan paras cantiknya, dan menjadi jinak. Purbasari lagi-lagi berhasil melewati tantangan Purbararang.</p>
<p style="text-align:justify;">Tantangan ketiga adalah membandingkan pasangan. Purbararang bersuamikan Indrajaya, pangeran negeri seberang yang telah diakui ketampanannya, melawan Lutung Kasarung. Juri memutuskan pemenang adalah Purbararang.</p>
<p style="text-align:justify;">Keputusan yang aneh dilontarkan oleh juri, yakni Purbararang sebagai pemenang tantangan karena telah menang dalam tantangan terakhir. Maka, konsekuensinya adalah penggal kepala Purbasari. Lutung Kasarung marah. Terjadi perkelahian antara Lutung dengan Indrajaya dan prajurit yang mengakibatkan Lutung terbunuh.</p>
<p style="text-align:justify;">Sembari Purbasari dan rakyat menangisi Lutung, datanglah Sunan Ampu. Ia adalah dewi yang mengutuk Lutung. Setelah mengamati perilaku Lutung yang santun dan ketulusan hatinya membantu Purbasari, ia mengembalikan wujud Lutung menjadi seorang pangeran serta menghidupkannya kembali.</p>
<p style="text-align:justify;">Rakyat bersukacita dan menyerang istana. Akhirnya, Purbararang dapat dijatuhkan. Purbasari, sesuai dengan amanah ayahanda, kemudian menjadi pemimpin Negeri Pasir Batang dan hidup bahagia bersama sang pangeran.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sausanatika.wordpress.com/471/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sausanatika.wordpress.com/471/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sausanatika.wordpress.com/471/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sausanatika.wordpress.com/471/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sausanatika.wordpress.com/471/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sausanatika.wordpress.com/471/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sausanatika.wordpress.com/471/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sausanatika.wordpress.com/471/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sausanatika.wordpress.com/471/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sausanatika.wordpress.com/471/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sausanatika.wordpress.com/471/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sausanatika.wordpress.com/471/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sausanatika.wordpress.com/471/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sausanatika.wordpress.com/471/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sausanatika.wordpress.com&amp;blog=10026635&amp;post=471&amp;subd=sausanatika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sausanatika.wordpress.com/2012/01/05/modernisasi-cerita-rakyat-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/41f7fa887cdac5a280467982bd75f6e0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sausan.atika</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sausanatika.files.wordpress.com/2012/01/lutung-kasarung-musikalukas1.jpg?w=200" medium="image">
			<media:title type="html">Lutung-Kasarung-Musikalukas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sausanatika.files.wordpress.com/2012/01/lutung11.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Lutung1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sausanatika.files.wordpress.com/2012/01/lutung2.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Lutung2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Resolusi 2012?</title>
		<link>http://sausanatika.wordpress.com/2012/01/05/resolusi-2012/</link>
		<comments>http://sausanatika.wordpress.com/2012/01/05/resolusi-2012/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Jan 2012 16:47:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sausan.atika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[2012]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sausanatika.wordpress.com/?p=464</guid>
		<description><![CDATA[Hmm…familiar sekali ya kata ini sekarang-sekarang. Banyak orang mencanangkan pencapaian-pencapaian baru di tahun 2012. Ada yang serius sampai menyusun timeline, ada yang setengah-setengah, asal ada ‘aja. Ada juga yang tidak. Saya sih tidak interest dengan momentum tahun baru, jadi begini-begini saja kehidupan. Ngutip kata sudjiwo tedjo &#8220;klo aku orangnya sangat terencana, harusnya aku &#8216;udah jadi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sausanatika.wordpress.com&amp;blog=10026635&amp;post=464&amp;subd=sausanatika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hmm…familiar sekali ya kata ini sekarang-sekarang. Banyak orang mencanangkan pencapaian-pencapaian baru di tahun 2012. Ada yang serius sampai menyusun <em>timeline</em>, ada yang setengah-setengah, asal ada ‘aja. Ada juga yang tidak.</p>
<p>Saya sih tidak <em>interest</em> dengan momentum tahun baru, jadi begini-begini saja kehidupan.</p>
<p>Ngutip kata sudjiwo tedjo &#8220;<em>klo aku orangnya sangat terencana, harusnya aku &#8216;udah jadi presiden cuk</em>&#8221; hahaha *abaikan*</p>
<p>Menyusun resolusi. Ritual yang kerap dilakukan menjelang awal tahun baru.</p>
<p>Awalnya saya agak aneh dengan kata resolusi. Re- dan –solusi. Artinya… bukannya mengulang solusi ya? Jadi, hal yang belum tercapai di waktu-waktu sebelumnya, ya diulang lagi. Di re- lagi supaya tercapai. Dan begitu seterusnya.</p>
<p><em>So</em>, menurut saya cuma ada sebuah solusi paten dalam kehidupan manusia.</p>
<p>Akar dari semua target yang ingin dicapai.   <em></em></p>
<p><em>hehehe… </em>yang ini IMO saja</p>
<p>Berdasarkan apa yang saya tulis di atas, otomatis solusi yang ingin saya targetkan kembali di tahun 2012, dan di tahun-tahun berikutnya adalah … *jeng jeng jeng jeeeng*</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>1. Jadi manusia</p>
<p><em>Emang lo bukan manusia? </em></p>
<p>Saya manusia, secara jasmaniah.</p>
<p>Secara rohaniah? Belum tentu.</p>
<p>Manusia yang benar-benar ‘manusia’ pasti tahu untuk apa ia dilahirkan ke dunia.</p>
<p>Tak lain tak bukan adalah untuk beribadah *nah kalau ini berdasarkan agama saya*</p>
<p>Makanya, mari tingkatkan : Hablum minallah. Hablum minannas yuk yuk yuk</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>2. Jadi merdeka</p>
<p>Saya punya definisi sendiri tentang kata ‘merdeka’. Merdeka itu…bebas. Yaaa, memang bebas sih artinya. Tapi sebebas apa? Bagi saya, orang yang merdeka adalah orang-orang yang menjunjung tinggi kebebasan, dengan catatan memiliki pribadi yang kokoh.</p>
<p><strong>Prinsip hidupnya adalah semau-gue</strong><em> hehehe</em>.</p>
<p>Maksudnya, apa-apa yang dijalani dalam hidup atas dasar apa yang diyakininya. Gimana caranya memiliki keyakinan? Dilakukan secara moderat, yaitu siap mempertimbangkan segala sudut pandang demi kepentingan yang baik untuk diri sendiri maupun lingkungan.</p>
<p>Bukan menjadi seorang <em>mainstream</em> dalam berpikir dan berbuat.</p>
<p><em>Beuh ribet ya mana ngerti *jangan-jangan yang nulis ‘aja nggak ngerti*</em></p>
<p>Hmm mungkin bisa dibilang, jadi orang moderat yang semau-gue!</p>
<p>Pokoknya apa-apa semau-gue, mau dibilang gila kek, dibilang cupu kek, dibilang keren kek, yang penting suka-suka gue. Tapi… suka-sukanya harusnya sih yang bermanfaat. Kan katanya mau jadi  ‘manusia’.</p>
<p>Sudah. Sekian saja deh, sudah malam.</p>
<p>Seberapa banyak, panjang, dan mewahnya resolusi mas/jeng, saya ucapkan : selamat menjalani resolusi ya!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sausanatika.wordpress.com/464/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sausanatika.wordpress.com/464/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sausanatika.wordpress.com/464/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sausanatika.wordpress.com/464/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sausanatika.wordpress.com/464/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sausanatika.wordpress.com/464/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sausanatika.wordpress.com/464/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sausanatika.wordpress.com/464/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sausanatika.wordpress.com/464/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sausanatika.wordpress.com/464/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sausanatika.wordpress.com/464/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sausanatika.wordpress.com/464/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sausanatika.wordpress.com/464/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sausanatika.wordpress.com/464/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sausanatika.wordpress.com&amp;blog=10026635&amp;post=464&amp;subd=sausanatika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sausanatika.wordpress.com/2012/01/05/resolusi-2012/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/41f7fa887cdac5a280467982bd75f6e0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sausan.atika</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menjadi &#8220;Manusia&#8221; Dalam Kehidupan Penjara</title>
		<link>http://sausanatika.wordpress.com/2011/12/31/menjadi-manusia-dalam-kehidupan-penjara/</link>
		<comments>http://sausanatika.wordpress.com/2011/12/31/menjadi-manusia-dalam-kehidupan-penjara/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Dec 2011 10:28:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sausan.atika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[Korea]]></category>
		<category><![CDATA[Liburan]]></category>
		<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[Resensi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sausanatika.wordpress.com/?p=450</guid>
		<description><![CDATA[Judul                    : HARMONY Pemeran             : Kim Yoon-Jin, Nah Moon-Hee, Kang Ye-Won Sutradara           : Kang Dae-Kyu Genre                   : Drama Durasi                  : 114 menit Berkisah kehidupan dalam penjara, Moon-Ok, seorang wanita paruh baya yang menghabiskan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sausanatika.wordpress.com&amp;blog=10026635&amp;post=450&amp;subd=sausanatika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://sausanatika.files.wordpress.com/2011/12/harmony-2010-k-movie1.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-457" title="Harmony [2010] K-Movie" src="http://sausanatika.files.wordpress.com/2011/12/harmony-2010-k-movie1.jpg?w=210&#038;h=300" alt="" width="210" height="300" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Judul                    : <strong>HARMONY</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Pemeran             : Kim Yoon-Jin, Nah Moon-Hee, Kang Ye-Won</p>
<p style="text-align:justify;">Sutradara           : Kang Dae-Kyu</p>
<p style="text-align:justify;">Genre                   : Drama</p>
<p style="text-align:justify;">Durasi                  : 114 menit</p>
<p style="text-align:justify;">Berkisah kehidupan dalam penjara, Moon-Ok, seorang wanita paruh baya yang menghabiskan berpuluh tahun hidupnya di balik jeruji besi karena dakwaan membunuh suami dan <em>ibu mertua</em>nya yang selingkuh. Dalam penjara, ia tinggal dalam satu bilik bersama Jeong-hye yang didakwa saat sedang hamil sehingga harus membesarkan bayinya dalam penjara wanita, serta tiga pidana lain: Yeon-sil, Soon-yi, dan Yumi. Mereka juga bersahabat dengan Kong, seorang sipir muda.</p>
<p style="text-align:justify;">Jeong-hye terinsipirasi oleh sebuah grup paduan suara (<em>choir</em>) yang pernah datang ke penjara, untuk membuat <em>choir </em>beranggotakan para penghuni penjara. Ia bersikeras memohon kepada Kepala Penjara agar diberi waktu mengorganisir pembentukan <em>choir </em>tersebut, dan jika sukses ia sekaligus meminta agar dapat keluar satu hari bepergian keluar bersama anaknya, Min-woo, yang belum pernah melihat dunia luar penjara sejak pertama dilahirkan.</p>
<p style="text-align:justify;">Moon-Ok yang dulunya seorang profesor musik di sebuah universitas, ditunjuk oleh Jeong-hye untuk memimpin <em>choir</em>. Ia menamakan grup tersebut: <strong>Harmony Choir</strong>. Karena latar belakang kehidupan di balik jeruji besi cukup keras, awalnya ketidakcocokan antar anggota <em>choir</em> sempat terjadi namun Moon-Ok, sekaligus sebagai yang dituakan, berusaha menekankan sikap keterbukaan anggota-anggota Harmony Choir agar tercipta hubungan yang harmonis dalam grup, serta dalam kehidupan penjara.</p>
<p style="text-align:justify;">Enam bulan waktu yang diberikan oleh Kepala Penjara ternyata mampu menelurkan <em>choir</em> yang cukup menghibur. Kepala Penjara yang terkesima dengan semangat dan enerjik yang ditampilkan oleh para penghuni penjaranya akhirnya mengijinkan Harmony Choir untuk terus berjalan dan menjadi grup yang diakui oleh institusi penjara.</p>
<p style="text-align:justify;">Hingga empat tahun kemudian grup ini mendapat kesempatan tampil dalam sebuah acara bergengsi perayaan Natal di Korea Selatan, yang akhirnya sedikit-banyak meningkatkan situasi emosional para penghuni penjara. Karena diijinkannya mereka mengajak anggota keluarga menonton pertunjukan Harmony Choir tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Harmony bukanlah sebuah film musikal meskipun mengangkat isi cerita tentang “paduan suara”. Karena beragam latar belakang kehidupan penghuni penjara lah yang ditonjolkan dalam film ini. Semisal, telah lewat 18 bulan sejak Jeong-hye melahirkan Min-woo, tiba saatnya Min-woo harus diserahkan ke panti asuhan untuk diadopsi. Tentang Moon-Ok, yang tidak pernah lagi diakui sebagai ibu oleh kedua anaknya setelah masuk penjara. Serta Yumi, yang selalu dihantui bayang-bayang kemarahan sang ibu. Beragam kisah tersebut membuat hampir sepanjang alur film diliputi oleh situasi haru.</p>
<p style="text-align:justify;">Film ini berusaha menaikkan emosional penonton terus-menerus sampai pada klimaks yakni adegan pertemuan antara penghuni penjara dengan anggota keluarga masing-masing setelah penampilan Harmony Choir. Bahkan sampai pada ending, di mana Moon-Ok … (<em>eits dikosongin ah biar penasaran</em>).</p>
<p style="text-align:justify;">Di luar sisi emosional, sebetulnya terdapat pesan moral kehidupan yang dapat diambil dari cerita film ini. Kasih sayang ibu-anak-teman, menciptakan &#8216;keluarga&#8217; dalam kehidupan baru, dan cekcok yang sudah biasa namun terselesaikan. Film ini turut menyadarkan bahwa manusia tidak pernah mengetahui kapan waktu hidupnya akan habis, sehingga patut untuk mempertanyakan ‘<em>sudah berbuat apakah kita sehingga mampu membahagiakan diri sendiri dan orang lain?</em>’ Maka maksimalkan kehidupanmu.</p>
<p style="text-align:justify;">Serta moral lain yang sangat menyentuh.</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Bagi orang-orang yang sedemikian tersakiti hatinya oleh orang lain. Selalu ada kesempatan memaafkan dan dimaafkan untuk setiap kesalahan besar yang diperbuat oleh manusia, pada waktunya.</em></p>
<p style="text-align:justify;">Selamat menikmati.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sausanatika.wordpress.com/450/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sausanatika.wordpress.com/450/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sausanatika.wordpress.com/450/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sausanatika.wordpress.com/450/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sausanatika.wordpress.com/450/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sausanatika.wordpress.com/450/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sausanatika.wordpress.com/450/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sausanatika.wordpress.com/450/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sausanatika.wordpress.com/450/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sausanatika.wordpress.com/450/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sausanatika.wordpress.com/450/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sausanatika.wordpress.com/450/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sausanatika.wordpress.com/450/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sausanatika.wordpress.com/450/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sausanatika.wordpress.com&amp;blog=10026635&amp;post=450&amp;subd=sausanatika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sausanatika.wordpress.com/2011/12/31/menjadi-manusia-dalam-kehidupan-penjara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/41f7fa887cdac5a280467982bd75f6e0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sausan.atika</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sausanatika.files.wordpress.com/2011/12/harmony-2010-k-movie1.jpg?w=210" medium="image">
			<media:title type="html">Harmony [2010] K-Movie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ITB #Keluarga Lebak Siliwangi</title>
		<link>http://sausanatika.wordpress.com/2011/12/13/itb-keluarga-lebak-siliwangi/</link>
		<comments>http://sausanatika.wordpress.com/2011/12/13/itb-keluarga-lebak-siliwangi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Dec 2011 00:16:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sausan.atika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Baksil]]></category>
		<category><![CDATA[ITB]]></category>
		<category><![CDATA[KM-TB]]></category>
		<category><![CDATA[Main]]></category>
		<category><![CDATA[PM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sausanatika.wordpress.com/?p=445</guid>
		<description><![CDATA[Minggu tanggal 4 Desember 2011, difasilitasi oleh Kementerian Pengabdian Masyarakat Kabinet KM-ITB, diadakan pertemuan yang bertujuan sebagai inisiasi awal dalam upaya menjalin silaturahmi lebih baik antara pihak ITB dengan masyarakat sekitar. Dihadiri oleh Ust.Nur Rachman dan Satria Bijaksana selaku perwakilan YPM Salman, Pak Iwan selaku Ketua RW 3, Pak Wedyanto perwakilan rektorat (SarPras) sekaligus Ketua [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sausanatika.wordpress.com&amp;blog=10026635&amp;post=445&amp;subd=sausanatika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;" align="center">Minggu tanggal 4 Desember 2011, difasilitasi oleh Kementerian Pengabdian Masyarakat Kabinet KM-ITB, diadakan pertemuan yang bertujuan sebagai inisiasi awal dalam upaya menjalin silaturahmi lebih baik antara pihak ITB dengan masyarakat sekitar.</p>
<p>Dihadiri oleh Ust.Nur Rachman dan Satria Bijaksana selaku perwakilan YPM Salman, Pak Iwan selaku Ketua RW 3, Pak Wedyanto perwakilan rektorat (SarPras) sekaligus Ketua RT 4, Pak Vedyanto selaku Ketua RW 4, dan Kang Arief, alumni A’05 sekaligus orang yang pernah menjadi Ketua RT saat masih mahasiswa.</p>
<p>Pertemuan berlangsung sekitar dua jam dengan isi perbincangan seputar harapan-harapan perwakilan warga terhadap mahasiswa ITB.</p>
<p>Pak Wedyanto memulai dengan berkata bahwa kampus kita ITB ini luas tapi janganlah seperti katak dalam tempurung yang nyaman dalam tempurungnya saja. Mungkin sekali untuk membuat kegiatan yang tidak melulu tentang bazar atau band, tapi kegiatan berkontribusi ke masyarakat.</p>
<p>Begitu pula menurut Pak Nur Somaddin, Ketua Lurah. Beliau sedikit menerangkan, Baksil memiliki luas sekitar 100 ha. Terdiri atas 6 RW, 25 RT, dihuni oleh 4.442 jiwa dengan 1.086 Kepala Keluarga. Namun, secara <em>real</em> yang beraktifitas bisa berkali-kali lipat karena ada ITB di dalamnya dengan ITB sendiri penghuninya mencapai 10 ribu jiwa. Jadi, apa yang menjadikan mahasiswa ITB bukan bagian dari Baksil?</p>
<p>Baksil merupakan daerah strategis karena memiliki Sabuga, Saraga, kampus ITB, Pusat Nuklir, dll. Banyak potensi untuk mengembangkan masyarakat sekitar, dengan potensi terbesarnya adalah mahasiswa ITB itu sendiri. Yang dirasa aneh adalah besarnya potensi kampus ITB, tetapi warga Baksil sebanyak 228 KK masih miskin. Hal ini menimbulkan pertanyaan, “betul nggak anak ITB adalah bagian dari Baksil?”</p>
<p>Pertanyaan lain yang muncul di benak Pak Lurah. “Anak ITB kenapa tidak melakukan PM di tempat yang dekat-dekat dulu? Karena masyarakat kita juga sebetulnya membutuhkan. Kegiatan apapun, kami terima. Apapun bisa dilakukan oleh anak ITB. Tidak perlu bingung karena ‘tidak sesuai keilmuan kami’ maka tidak jadi PM di Baksil.</p>
<p>Kami berharap bukan cuma jenius otaknya, tapi juga hatinya.”</p>
<p><strong>Kegiatan di Baksil, Dahulu &amp; Sekarang</strong></p>
<p>Baksil sendiri tidak terdiri atas warga saja, akan tetapi juga komunitas-komunitas yang terbentuk di dalamnya. Termasuk komunitas anak dan pemuda. Kegiatan pemuda di Baksil saat ini sedang banyak. <em>Makanya ITB main lah. Kami mengundang mahasiswa untuk bertukar ide dengan pemuda Baksil, </em>ujar Pak Lurah.</p>
<p>Kang Arief menambahkan bahwa dahulu kami (teman-teman mahasiswa) punya kebanggaan beraktifitas di Baksil. Contoh, dulu pernah ada Forum Ganesha. Melalui wadah tersebut, mahasiswa turut melakukan bimbingan ke pedagang-pedagang Balubur yang terkena rentenir.</p>
<p>Pak Iwan ikut menambahkan. Jaman dulu, warga dengan mahasiswa dekat, intens berinteraksi karena mahasiswa pun banyak yang tinggal di rumah-rumah penduduk. Sekarang sudah tidak jamannya lagi tinggal bersama, mungkin karena hal tersebut jadi salah satu faktor kedekatan kita berkurang. Warga Baksil turut merasa kehilangan mahasiswa yang tinggal, sehingga tidak ada lagi yang mengajar anak-anak, mengajar ngaji, dll.</p>
<p><strong>Apa Yang Ditawarkan di Baksil?</strong></p>
<p>Banyak yang bisa kami tawarkan, kata Pak Iwan. Misalnya, pemetaan daerah Baksil untuk mitigasi bencana. Bagaimana seandainya terjadi bencana lalu masyarakat tidak tahu bagaimana cara berlindung?</p>
<p>Untuk kegiatan kesenian mahasiswa, coba saja latihan di daerah bantaran Cikapundung. Karena kebutuhan berkesenian masyarakat Baksil masih ada, jadikanlah sebuah kegiatan PM.</p>
<p>Terakhir, bagaimana mengatur PKL (Pedagang Kaki Lima) di sekitar. Para PKL tahu mereka menempati lokasi yang salah, tapi karena ada konsumen yaitu mahasiswa maka mereka mencoba bertahan hidup (mencari uang) dari sana. Akibatnya pun jadi terasa saat ini. sbadan jalan digunakan lahan parkir. Bisa tidak kita cari jalan keluar untuk menggunakan kendaraan bersama? Dibanding memanfaatkan fasilitas yang tersisa namun merugikan.</p>
<p>Hal-hal kecil yang sebetulnya bermanfaat bisa saja digunakan. Misalnya teman-teman arsitektur memberi alat bermain kepada anak-anak di Baksil, mendekatkan diri dengan warga melalui pergantian kepengurusan mahasiswa yang dilakukan di daerah Baksil (baca: sertijab). Pak Iwan berkata, “<em>Di ITB itu, kementerian mahasiswa kan berlaku hanya satu tahun. Jadi carilah kegiatan jangka pendek yang selesai pada saat itu juga</em>.”</p>
<p><em> </em></p>
<p><strong>Ending</strong></p>
<p><em>Bicara tentang identitas, mahasiswa ITB juga harusnya punya identitas. Kalau di tridharma Perguruan Tinggi, identitas mahasiswa ada tiga. Pendidikan. Penelitian. Pengabdian Masyarakat. Poin ketiga bisa jadi identitas lho. </em></p>
<p><em>Karena, identitas itu penting agar kita punya daya tahan. </em></p>
<p><em>Ada sebuah contoh yang menyentuh. Seorang teman pernah membuat bisnis di daerah Suci. Setelah menghasilkan profit, ia memberi modal kepada warga sekitar untuk membuat usaha konveksi sendiri. Akhirnya daerah tersebut ramai dengan bisnis sejenis. Namun, sang teman kemudian bangkrut sehingga harus pergi dari daerah tersebut. Setelah kepergian, ternyata… ada satu nilai yang dirindukan oleh warga terhadap sang teman, perasaan kehilangan. Itulah buah kepedulian terhadap warga sekitar. </em></p>
<p>Kang Arief FA’05</p>
<p>Semangat, teman-teman ITB!!! <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sausanatika.wordpress.com/445/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sausanatika.wordpress.com/445/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sausanatika.wordpress.com/445/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sausanatika.wordpress.com/445/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sausanatika.wordpress.com/445/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sausanatika.wordpress.com/445/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sausanatika.wordpress.com/445/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sausanatika.wordpress.com/445/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sausanatika.wordpress.com/445/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sausanatika.wordpress.com/445/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sausanatika.wordpress.com/445/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sausanatika.wordpress.com/445/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sausanatika.wordpress.com/445/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sausanatika.wordpress.com/445/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sausanatika.wordpress.com&amp;blog=10026635&amp;post=445&amp;subd=sausanatika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sausanatika.wordpress.com/2011/12/13/itb-keluarga-lebak-siliwangi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/41f7fa887cdac5a280467982bd75f6e0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sausan.atika</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>intuisi</title>
		<link>http://sausanatika.wordpress.com/2011/12/10/intuisi/</link>
		<comments>http://sausanatika.wordpress.com/2011/12/10/intuisi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Dec 2011 00:47:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sausan.atika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Andrias Harefa]]></category>
		<category><![CDATA[Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Kutipan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sausanatika.wordpress.com/?p=442</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;The significant problems we face can not be solved at the same level of thinking we were at when we create them&#8221; Masalah mendasar yang kita hadapi saat ini tidak dapat dipecahkan dengan menggunakan level berpikir sebelumnya yang justru menciptakan masalah tersebut. Albert Einstein . menunjukkan bahwa keyakinan atau intuisi-lah yang memang harus memandu kita [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sausanatika.wordpress.com&amp;blog=10026635&amp;post=442&amp;subd=sausanatika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3><span style="color:#800080;"><em>&#8220;The significant problems we face can not be solved at the same level of thinking we were at when we create them&#8221;</em></span></h3>
<h3><span style="color:#800080;"><em>Masalah mendasar yang kita hadapi saat ini tidak dapat dipecahkan dengan menggunakan level berpikir sebelumnya yang justru menciptakan masalah tersebut.</em></span></h3>
<h3><span style="color:#800080;"><em>Albert Einstein</em></span></h3>
<p>.</p>
<p>menunjukkan bahwa keyakinan atau intuisi-lah yang memang harus memandu kita dalam memecahkan persoalan-persoalan dasar umat manusia.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sausanatika.wordpress.com/442/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sausanatika.wordpress.com/442/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sausanatika.wordpress.com/442/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sausanatika.wordpress.com/442/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sausanatika.wordpress.com/442/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sausanatika.wordpress.com/442/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sausanatika.wordpress.com/442/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sausanatika.wordpress.com/442/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sausanatika.wordpress.com/442/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sausanatika.wordpress.com/442/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sausanatika.wordpress.com/442/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sausanatika.wordpress.com/442/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sausanatika.wordpress.com/442/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sausanatika.wordpress.com/442/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sausanatika.wordpress.com&amp;blog=10026635&amp;post=442&amp;subd=sausanatika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sausanatika.wordpress.com/2011/12/10/intuisi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/41f7fa887cdac5a280467982bd75f6e0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sausan.atika</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Quote</title>
		<link>http://sausanatika.wordpress.com/2011/10/14/quote-6/</link>
		<comments>http://sausanatika.wordpress.com/2011/10/14/quote-6/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Oct 2011 02:05:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sausan.atika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Kutipan Perguruan Tinggi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sausanatika.wordpress.com/?p=439</guid>
		<description><![CDATA[Selama universitas magistrorum (badan dosen) belum memberi teladan, selama itu para penuntut ilmu juga lebih mencari ijazah daripada ilmu. Ataukah para mahasiswa dan organisasi mereka mampu mengisi kekosongan ini sendiri? PERNAH DICOBA?<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sausanatika.wordpress.com&amp;blog=10026635&amp;post=439&amp;subd=sausanatika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3><span style="color:#993366;">Selama <em>universitas magistrorum</em> (badan dosen) belum memberi teladan, selama itu para penuntut ilmu juga lebih mencari ijazah daripada ilmu. Ataukah para mahasiswa dan organisasi mereka mampu mengisi kekosongan ini sendiri?</span></h3>
<h3><span style="color:#993366;">PERNAH DICOBA?</span></h3>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sausanatika.wordpress.com/439/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sausanatika.wordpress.com/439/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sausanatika.wordpress.com/439/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sausanatika.wordpress.com/439/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sausanatika.wordpress.com/439/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sausanatika.wordpress.com/439/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sausanatika.wordpress.com/439/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sausanatika.wordpress.com/439/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sausanatika.wordpress.com/439/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sausanatika.wordpress.com/439/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sausanatika.wordpress.com/439/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sausanatika.wordpress.com/439/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sausanatika.wordpress.com/439/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sausanatika.wordpress.com/439/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sausanatika.wordpress.com&amp;blog=10026635&amp;post=439&amp;subd=sausanatika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sausanatika.wordpress.com/2011/10/14/quote-6/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/41f7fa887cdac5a280467982bd75f6e0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sausan.atika</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://sausanatika.wordpress.com/2011/09/14/435/</link>
		<comments>http://sausanatika.wordpress.com/2011/09/14/435/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Sep 2011 06:44:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sausan.atika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sausanatika.wordpress.com/?p=435</guid>
		<description><![CDATA[Tidakkah menyedihkan hati kiranya, bila satu pihak membela sampai habis-habisan, sampai dimasukkan penjara atau diasingkan, sampai dimasukkan neraka jahannam, sedang pihak yang dibelanya tak tahu akan menghargai pembelaan itu, tak tahu akan menyambut pengorbanan itu, dan tinggal enak-enak sahaja atau hanya bekerja setengah-setengahan? Tidakkah memutuskan asa kiranya, bila satu pihak menarik-narik dan menghela-hela sampai habis-habisan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sausanatika.wordpress.com&amp;blog=10026635&amp;post=435&amp;subd=sausanatika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#000080;"><em>Tidakkah menyedihkan hati kiranya, bila satu pihak membela sampai habis-habisan, sampai dimasukkan penjara atau diasingkan, sampai dimasukkan neraka jahannam, sedang pihak yang dibelanya tak tahu akan menghargai pembelaan itu, tak tahu akan menyambut pengorbanan itu, dan tinggal enak-enak sahaja atau hanya bekerja setengah-setengahan?</em></span></p>
<p><span style="color:#000080;"><em>Tidakkah memutuskan asa kiranya, bila satu pihak menarik-narik dan menghela-hela sampai habis-habisan tenaga dan habis-habisan nyawa, sedang pihak yang lain hanya mau ditarik dan dihela sahaja dan tidak mau ikut menarik dan ikut menghela juga?</em></span></p>
<p><span style="color:#000080;"><em>&#8220;Sampai Ketemu Lagi!&#8221;</em></span></p>
<p><span style="color:#000080;"><em>&#8212;tulisan Soekarno teruntuk Tjipto Mangunkusumo yang akan diasingkan. 1928.</em></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sausanatika.wordpress.com/435/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sausanatika.wordpress.com/435/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sausanatika.wordpress.com/435/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sausanatika.wordpress.com/435/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sausanatika.wordpress.com/435/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sausanatika.wordpress.com/435/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sausanatika.wordpress.com/435/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sausanatika.wordpress.com/435/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sausanatika.wordpress.com/435/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sausanatika.wordpress.com/435/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sausanatika.wordpress.com/435/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sausanatika.wordpress.com/435/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sausanatika.wordpress.com/435/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sausanatika.wordpress.com/435/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sausanatika.wordpress.com&amp;blog=10026635&amp;post=435&amp;subd=sausanatika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sausanatika.wordpress.com/2011/09/14/435/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/41f7fa887cdac5a280467982bd75f6e0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sausan.atika</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kesan Pertama Begitu Menggoda #edisiRamadhan</title>
		<link>http://sausanatika.wordpress.com/2011/08/28/kesan-pertama-begitu-menggoda-edisiramadhan/</link>
		<comments>http://sausanatika.wordpress.com/2011/08/28/kesan-pertama-begitu-menggoda-edisiramadhan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Aug 2011 08:27:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sausan.atika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Enak]]></category>
		<category><![CDATA[Kesan]]></category>
		<category><![CDATA[lagu]]></category>
		<category><![CDATA[Maher Zain]]></category>
		<category><![CDATA[Religius]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sausanatika.wordpress.com/?p=427</guid>
		<description><![CDATA[Istilah yang digunakan dalam judul di atas pastilah sangat familiar. Lewat tulisan ini, saya akan mencoba mengekspresikan salah satu ‘kesan pertama begitu menggoda’ saya terhadap sesuatu. Tanggal 25 Agustus lalu, di siang hari saya diajak pacar menonton film Kungfu Panda II, tapi saya yang menentukan tempatnya. Oke, cukup bosan dengan tempat yang dekat saya pilih [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sausanatika.wordpress.com&amp;blog=10026635&amp;post=427&amp;subd=sausanatika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:left;" align="center">Istilah yang digunakan dalam judul di atas pastilah sangat familiar. Lewat tulisan ini, saya akan mencoba mengekspresikan salah satu ‘kesan pertama begitu menggoda’ saya terhadap sesuatu.</p>
<p>Tanggal 25 Agustus lalu, di siang hari saya diajak pacar menonton film Kungfu Panda II, tapi saya yang menentukan tempatnya. Oke, cukup bosan dengan tempat yang dekat saya pilih ke Paris Van Java (setelah ini saya sarankan jangan sekali-kali ke PVJ di siang bolong saat sedang puasa).</p>
<p>Kungfu Panda II terjadwal di tiket mulai pukul 12.00, akan tetapi saya sudah masuk ke bioskop sejak pukul 12 kurang 10 menitan. Berbeda dengan bioskop lain, (setidaknya saat itu) Blitz PVJ tidak menayangkan trailer-trailer film yang akan tayang.</p>
<p>Bioskop cukup diiringi dengan alunan musik edisi Ramadhan.</p>
<p>Lagu-lagu yang tidak saya kenal. Penyanyinya laki-laki, berbahasa Inggris. Aliran pop/RnB, mungkin. Mungkin ya. Saya bukan orang yang paham benar dengan jenis aliran musik.</p>
<p>Lebih karena suasana sepi, maka saya lebih berniat bengong-bengong sambil menikmati lagu ketimbang ngapa-ngapain.</p>
<p>Sampailah pada sebuah lagu, yang saya dengarkan dengan seksama karena merasa ritmenya indah. Kemudian beralih pada liriknya.</p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#800000;"><em>“…to blessed us with His love,…</em></span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#800000;"><em>When you lose your way, to Allah you should turn.”</em></span></p>
<p>Oh, ternyata daritadi yang diputar itu lagu religius tho.</p>
<p>Spontan saya langsung mengetik liriknya sedapat mungkin di HP. Niatnya mencari lagu tersebut dan segera diunduh! Karena tak lain tak bukan inilah namanya ‘jatuh cinta pada pandangan pertama’. Pada sebuah lagu.</p>
<p>Mbah Google menunjukkan bahwa lirik lagu yang saya ketik tersebut adalah lantunan milik Maher Zain, berjudul “Always Be There”. Penasaran, saya telusuri biografinya. Maher Zain adalah seorang penyanyi RnB Swedia yang tinggal di Amerika Serikat, sekaligus sebagai penulis lagu dan produser musik.</p>
<p>Lagu &#8220;Always Be There&#8221; masuk dalam debut albumnya berjudul &#8220;Thank You Allah&#8221;. Di Amerika Serikat, album ini sudah dirilis sejak tahun 2009. Sedangkan di Indonesia baru dirilis tahun ini, 2011.</p>
<p><a href="http://sausanatika.files.wordpress.com/2011/08/maher-zain.jpg"><img class="size-medium wp-image-428 alignleft" title="Maher Zain" src="http://sausanatika.files.wordpress.com/2011/08/maher-zain.jpg?w=257&#038;h=300" alt="" width="257" height="300" /></a><a href="http://sausanatika.files.wordpress.com/2011/08/maher-zain-cover-album.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-429" title="Maher Zain-Cover Album" src="http://sausanatika.files.wordpress.com/2011/08/maher-zain-cover-album.jpg?w=300&#038;h=300" alt="" width="300" height="300" /></a></p>
<p>Tak lupa pula mengunduh semua lagu dalam debut albumnya, <span style="color:#800000;">“Thank You Allah”</span>. Saya dengarkan satu persatu.</p>
<p>Hits utama dalam album tersebut berjudul “Thank You Allah”, diikuti dengan “Insya Allah” (FYI, lagu Insya Allah terdapat versi Indonesianya featuring Fadly vokalis PADI). Secara umum, di tangannya, lagu rohani menjadi lebih mudah diterima karena melodinya yang serasi dengan musik masa kini.</p>
<p>Namun, ternyata memang kesan pertama begitu menggoda ya. Dari semua lagu dalam album tersebut, yang paling menarik menurut saya tetap lagu pertama yang saya dengar di bioskop. “Always Be There”. <em>hehehe</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sausanatika.wordpress.com/427/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sausanatika.wordpress.com/427/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sausanatika.wordpress.com/427/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sausanatika.wordpress.com/427/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sausanatika.wordpress.com/427/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sausanatika.wordpress.com/427/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sausanatika.wordpress.com/427/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sausanatika.wordpress.com/427/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sausanatika.wordpress.com/427/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sausanatika.wordpress.com/427/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sausanatika.wordpress.com/427/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sausanatika.wordpress.com/427/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sausanatika.wordpress.com/427/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sausanatika.wordpress.com/427/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sausanatika.wordpress.com&amp;blog=10026635&amp;post=427&amp;subd=sausanatika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sausanatika.wordpress.com/2011/08/28/kesan-pertama-begitu-menggoda-edisiramadhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/41f7fa887cdac5a280467982bd75f6e0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sausan.atika</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sausanatika.files.wordpress.com/2011/08/maher-zain.jpg?w=257" medium="image">
			<media:title type="html">Maher Zain</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sausanatika.files.wordpress.com/2011/08/maher-zain-cover-album.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Maher Zain-Cover Album</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://sausanatika.wordpress.com/2011/08/14/423/</link>
		<comments>http://sausanatika.wordpress.com/2011/08/14/423/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Aug 2011 22:15:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sausan.atika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sausanatika.wordpress.com/?p=423</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Years from now they&#8217;re gonna ask, where were you when they took over the planet? &#8230; We just stand. and watch&#8221; Agent Simmons. Tranformers 3 : Dark of The Moon<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sausanatika.wordpress.com&amp;blog=10026635&amp;post=423&amp;subd=sausanatika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2><strong><span style="color:#0000ff;"><em>&#8220;Years from now they&#8217;re gonna ask, where were you when they took over the planet? &#8230; </em></span><span class="Apple-style-span" style="color:#0000ff;"><em>We just stand. and watch&#8221;</em></span></strong></h2>
<p><span style="color:#0000ff;"><em>Agent Simmons. Tranformers 3 : Dark of The Moon</em></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sausanatika.wordpress.com/423/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sausanatika.wordpress.com/423/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sausanatika.wordpress.com/423/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sausanatika.wordpress.com/423/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sausanatika.wordpress.com/423/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sausanatika.wordpress.com/423/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sausanatika.wordpress.com/423/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sausanatika.wordpress.com/423/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sausanatika.wordpress.com/423/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sausanatika.wordpress.com/423/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sausanatika.wordpress.com/423/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sausanatika.wordpress.com/423/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sausanatika.wordpress.com/423/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sausanatika.wordpress.com/423/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sausanatika.wordpress.com&amp;blog=10026635&amp;post=423&amp;subd=sausanatika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sausanatika.wordpress.com/2011/08/14/423/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/41f7fa887cdac5a280467982bd75f6e0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sausan.atika</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>[Cerita Pribadi] Katanya Sadar, Tapi Nggak Gaul</title>
		<link>http://sausanatika.wordpress.com/2011/07/19/cerita-pribadi-katanya-sadar-tapi-nggak-gaul/</link>
		<comments>http://sausanatika.wordpress.com/2011/07/19/cerita-pribadi-katanya-sadar-tapi-nggak-gaul/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Jul 2011 10:33:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sausan.atika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[g4vL]]></category>
		<category><![CDATA[GW LULUS TAHUN DEPAN]]></category>
		<category><![CDATA[Jarum Suntik]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah;]]></category>
		<category><![CDATA[Na'as]]></category>
		<category><![CDATA[Pribadi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sausanatika.wordpress.com/?p=421</guid>
		<description><![CDATA[Cuma celotehan tentang anak umur 20 tahun yang nggak gaul. Kemarin tepatnya tanggal 18 Juli 2011 saya, untuk pertama kalinya mengalami operasi gigi. Harus, karena terlanjur impaksi. Apa itu impaksi? Nanti bakal saya posting artikel tentang impaksi gigi, sebab musabab, asal muasal, dan teteng bengeknya. Di lain posting. Tapi nggak tau kapan. Jadi, sejak sekitar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sausanatika.wordpress.com&amp;blog=10026635&amp;post=421&amp;subd=sausanatika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<p style="text-align:justify;" align="center">Cuma celotehan tentang anak umur 20 tahun yang nggak gaul.</p>
</div>
<p style="text-align:justify;">Kemarin tepatnya tanggal 18 Juli 2011 saya, untuk pertama kalinya mengalami operasi gigi. Harus, karena terlanjur impaksi. Apa itu impaksi? Nanti bakal saya posting artikel tentang impaksi gigi, sebab musabab, asal muasal, dan teteng bengeknya. Di lain posting. Tapi nggak tau kapan.</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi, sejak sekitar satu minggu sebelumnya ketika saya bertandang ke rumah praktek seorang dokter gigi untuk sekedar membersihkan karang gigi, ternyata sang dokter dengan kagetnya <del>AAAAAAAAAA</del> mengatakan kalau saya harus dioperasi.</p>
<p style="text-align:justify;">AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA</p>
<p style="text-align:justify;">F!</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam dunia kesehatan dan perpenyakitan, saya bukan paling takut sama demam, flu, pilek (ini adalah penyakit <em>most-denial</em>!!!), DB, tipus, berat badan, cungkring, kelaparan, puasa, darah, dll tapi sebuah besi cilik berdiameter nggak sampai 1 milimeter yang senantiasa mengucurkan cairan penyembuh bernama jarum suntik.</p>
<p style="text-align:justify;">Cairan penyembuh Atau cairan penenang. <em>How relaxing</em> mendengarnya *senyum-kedip-kedip* tapi itu semua cuma bayangan semu semata sementara. Jarum suntik tetap jarum!</p>
<p style="text-align:justify;"> .</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi, saking takutnya sama jarum suntik, ketika sudah duduk dan membuka mulut, sudah diolesi gel pengurang rasa sakit, tapi begitu melihat ujung jarum suntik di tangan dokter…saya menutup mulut lagi. Dan perlu sekitar 15 menitan lebih menunggu saya cemberut, menitikkan air mata, dan menenangkan diri sebelum memulai operasi (malu aing, malu…)</p>
<p style="text-align:justify;">Dokter mengajak saya ngobrol, seperti biasa layaknya orang tua pasti bertanya tentang “pendidikan”. Agak lama juga obrolannya sampai beliau nyindir nih kayaknya, “<em>Oh ITB ya? Pinter dong. Tapi emang ya kalau pinter tu banyak yang dipikirin. Makanya sekarang rileks ‘aja, nggak usah mikir macem-macem</em>”.</p>
<p style="text-align:justify;">Inilah indikasi saya disuruh jadi orang bego sementara<em> </em>atau sebaiknya keluar ITB dulu.</p>
<p style="text-align:justify;">Nah, ceritanya gara-gara saya menitikkan air mata walhasil badan saya jadi agak kaku karena tegang. Atau sedih? Taulah. Ceritanya juga karena sepertinya dokter sudah tidak sabar waktunya dihabiskan nongkrongin oknum penakut di hadapannya itu, akhirnya mau-tak-mau saya mengikhlaskan diri untuk diobrak abrik ini mulut.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Arssjnwwnw…aays73sgws..ja29jkmqmmqaqqe….</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Begitu ceritanya saya meng-aduh-aduh kesakitan saat disuntik.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah disuntik, didiamkan dulu sebentar sambil saya nyengar nyengir (tetap masih ada air mata keluar). Malu aing, malu…dan akhirnya operasi berjalan lancar selama satu jam. Oiya, di sela-sela operasi itu kan gusi saya dibelek dulu baru giginya ditarik-tarik, nah berhubung ini impaksi yang dekat saraf, otomatis ada ngilu-ngilu gitu kerasa pas diangkat.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Sfaykkznl…hzudy3d1cjjiikd….</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Saya meng-aduh-aduh lagi sama si dokter.</p>
<p style="text-align:justify;">“<em>Kenapa? Ngilu? Aku kasih bius lagi kl gitu ya…</em>”</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>ASSFWWTWYHXBXJXDKD….AAW82JWJSNXNX,XLL.W.W.SD27SJMX…..</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Tapi terlanjur rupanya dokter tidak menghiraukan geramanku. Hiks, sedih. Meskipun ternyata samsek nggak ada rasanya itu jarum. Jadi apa? Jadi tambah malu aing, malu…</p>
<p style="text-align:justify;"> .</p>
<p style="text-align:justify;">“<em>Nah…ini dia bayinya keluar juga akhirnya. Doyan ngumpet nih dia.”</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Sebentar ya, aku ratain dulu tulangmu.”</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Aku jahit dulu ya biar rapi, srrrt…srrrt….(suara benang ditarik, dikencengin masuk gusi)”</em></p>
<p style="text-align:justify;"> .</p>
<p style="text-align:justify;">Dan akhirnya kelar juga operasi setelah satu jam plus 15 menit lebih. Kemudian saya diperlihatkan kepada sang bayi.</p>
<p style="text-align:justify;"><em>*foto menyusul deh*</em></p>
<p style="text-align:justify;">Pukul setengah 11 lah kira-kira keluar dari ruangan. Sesampainya di rumah, saya rebahan karena dibilang jangan banyak gerak dulu. Pas rebahan baru saya sadar kalau ternyata dada saya sesak. Karena tegang gemetaran sejak bertatap muka dengan jarum suntik. Jantung juga berdegup kencang. <em>God</em> ini bahkan melebihi degupan jantung waktu papasan sama gebetan dulu. Ya ampun, semoga pacar nggak merasa terpalingkan oleh jarum suntik semata *<em>berdoa</em></p>
<p style="text-align:justify;">Ceritanya lagi, berhubung dada sakit otomatis ngapa-ngapain kan nggak enak. Saya nonton-nonton TV dulu, sampai nggak terasa sudah jam setengah satu. Wah, ternyata dada masih sakit juga. Mulailah saya mengatur nafas supaya lebih rileks. Sampai jam 1 baru ngerasa nggak sesak lagi. Lama juga tuh, untung buang udara nggak sampe nggak kentut-kentut.</p>
<p style="text-align:justify;">Itu baru dada sesaknya, belum jantung berdebar-debar. Sesudah <em>countdown</em> pemulihn dada sesak, akhirnya sekitar pukul 2 siang baru merasa lega, jantung berdebar lebih rapi.</p>
<p style="text-align:justify;">Canggih cing!</p>
<p style="text-align:justify;">Nah, supaya mas/jeng nggak merasa sia-sia baca tulisan ini maka saya mau kasih pesan moral sedikit. Jadi, saya sebetulnya sadar betul kalau yang namanya anestesi lokal itu di mana-mana sekarang masih pake jarum suntik, apalagi kalau bedah. Dan kalau operasi impaksi nggak perlu sampai anestesi total. Oleh karena itu, sudah lewat satu minggu seharusnya saya sudah siap batin bahkan ketika sedetik sebelum jarum menyentuh air ludah pun, itu kudu siap harusnya. Karena sudah sadar apa-apa yang bakal terjadi.</p>
<p style="text-align:justify;">Kedua, masalah sugesti.</p>
<p style="text-align:justify;">Pengalaman ini semakin meyakinkan kalau istilah “<strong>we are what we think</strong>” itu tepat. Coba, malu nggak tuh waktu suntikan ketiga saya masih meringis mau bilang ‘ogah&#8217; padahal di seluruh jagad raya sedunia mah kalau masih dalam pengaruh obat bius mana ada jarum suntik kerasa sakit. Malu dong ah.</p>
<p style="text-align:justify;">Sugesti buruk tentang alat kedokteran yang satu ini juga yang menyebabkan selama operasi saya tegang, pascaoperasi pun jantung berdebar-debar. Situasi rileks sebetulnya sempat saya sugestikan di tengah-tengah operasi, tapi terbuyarkan lagi-lagi sama jarum suntik ketiga. Payah deh umur 20 tahun masih takut sama jarum suntik. Itu tuh alat kedokteran nomor wahid padahal! Obatnya semua dunia perbedahan &#8211;&gt; jarum suntik isi obat bius. Nggak gaul banget deh.</p>
<p style="text-align:justify;">Kayak sindirannya 7icons nih, “<span style="color:#ff0000;">Katanya sadar…tapi nggak g4vL</span>”</p>
<p style="text-align:justify;"> .</p>
<p style="text-align:justify;">Ya…semoga operasi gigi selanjutnya dua/tiga bulan lagi saya sudah g4vL u’yeah! (‘o’\m/</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sausanatika.wordpress.com/421/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sausanatika.wordpress.com/421/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sausanatika.wordpress.com/421/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sausanatika.wordpress.com/421/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sausanatika.wordpress.com/421/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sausanatika.wordpress.com/421/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sausanatika.wordpress.com/421/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sausanatika.wordpress.com/421/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sausanatika.wordpress.com/421/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sausanatika.wordpress.com/421/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sausanatika.wordpress.com/421/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sausanatika.wordpress.com/421/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sausanatika.wordpress.com/421/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sausanatika.wordpress.com/421/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sausanatika.wordpress.com&amp;blog=10026635&amp;post=421&amp;subd=sausanatika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sausanatika.wordpress.com/2011/07/19/cerita-pribadi-katanya-sadar-tapi-nggak-gaul/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/41f7fa887cdac5a280467982bd75f6e0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sausan.atika</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
